Flashback dunia modifikasi motor


Dunia roda dua tanah air beberapa tahun kebelakang sangatlah dinamis. Model-model baru banyak sekali yang keluar bahkan beberapa model menempatkan Indonesia sebagai basis produksi. Sehingga modifikasi di sektor penampilan tidak banyak dilakukan. Hal ini sangat bertolak belakang sekali jika dilihat sekitar akhir tahun 1990an dimana Indonesia selalu mendapat jatah motor sisa baik sisa produksi ataupun sisa teknologi kuno dan jadul banget.




Kala itu, beberapa modifikaai yang jamak dilakukan adalah mengganti headlamp beserta batoknya, modif buritan dan monoshock. 3 hal tersebut seperti sebuah keharusan yang dilakukan bila motor ingin terlihat kece atau cakep. Modifikator ulung jaman itu seperti Aming Aliwarga (maaf kalau salah nulis ejaan) dan Ayung Zulkarnaen adalah dedengkot modifikator top tanah air. Di kala itu satu headlamp Honda Nova Dash adalah yang paling laris. Untuk buritan, model dari Honda Hornet boom banget. Maklum aja jaman itu motor laki yang paling banyak beredah adalah Honda Tiger. Untuk sektor mesin belum terlalu banyak yang menjamah.

Nah semua hal tersebut sekarang hampir jarang dilakukan lagi. Modif sekarang rata-rata plug and play alias beli tinggal pasang langsung nancep pas tanpa modif. Yang ada malah teknologigi mesin yang gila-gilaan. Dulu dikasi Honda Tiger aja senengnya udah gelonjatan. Kalau sekarang minimal Honda CBR 250RR atau MV Agusta F3 hahahaha.. So berterima kasihlah kepada Yamaha, Suzuki dan Kawasaki. Tanpa mereka Honda tidak akan seperti sekarang

Previous
Next Post »
0 Komentar