Pasang harga mahal bukan hanya karena merek!


Apalah arti sebuah nama. Itu adalah pepatah yang diungkapkan oleh Shakespear ratusan tahun yang lalu. Tapi untuk sekarang sebuah nama sangatlah berarti. Nama bisa merepresentasikan sebuah merek/brand. Nah brand inipun mempunyai kekayaan intelektual alias hak cipta yang dilindungi oleh undang-undang di seluruh dunia. Kenapa saya membahas tentang brand/merek?





Ada yang bilang wah kalau beli knalpot atau helm atau apapun itu yang branded alias bermerek pasti mahal. Iya sih. Hal itu benar adanya. Tapi jangan lupa. Para produsen memasang harga mahal ga sembarangan lho. Kalau manusia lahir bisa langsung jadi milyuner karena lahir di keluarga milyuner. Tapi knalpot mau terkenal ya harus USAHA.

Sebelum merek itu mendunia dan punya nama, merek tersebut tetaplah sebuah merek kecil. Karena jerih payah untuk NIAT maju dan mengembangkan merek sendiri dan perjuangan tak kenal putus maka seperti sekaranglah merek-merek mahal tersebut. Contohnya SC Project yang lagi naik daun, Akrapovic, Yoshimura, dll. Contoh simpel untuk barang produksi lokal ada knalpot R9, Pro Speed.

Ada yang berpendapat seperti ini, 'bro itu buatan lokal harusnya ga semahal itu'. Hmmm.. eitss tunggu dulu. Seperti yang saya bilang tadi, merek terkenal itu bukan main sulap tinggal bilang abrakadabra prok prok prok langsung jadi knalpot bagus. Mereka riset untuk mendapatkan hasil terbaik. Nah harga mahal tersebut adalah salah satu kompensasi untuk biaya riset tersebut.

Yuk ngeteh lagi plus pisang goreng... mantabbbb..



Previous
Next Post »

1 komentar

  1. Lho emang yg lokal ga pake riset? riset njiplak maksudnya hahaha

    BalasHapus